Jumat, 27 Februari 2015
komentar telah dihapus
Selasa, 17 Februari 2015
ah, jilbab
Minggu, 08 Februari 2015
serius
Minggu, 14 Desember 2014
Bunda
Senin, 22 September 2014
.
Aku diam bukan berarti tak mendamba sosok sepertimu
Saat yang lain dengan hebohnya membicarakanmu, aku memilih memberhentikan obrolan mereka dan memarahi mereka
Belum waktunya! kubilang
Aku tahu dalam hatiku akupun berharap seperti mereka
Memimpikanmu di tiap tidur malamku yang tak teratur
Akupun diam-diam mencarimu kala kita memiliki momentum yang sama
Tapi saat ku edarkan pandanganku, hati kecilku menamparku
Memaksaku menundukkan pandanganku dan melupakan dirimu
Lagi-lagi karena belum waktunya aku mencarimu
Kau harus tahu
Kita belum lagi dipertemukan tapi aku sudah merindukanmu
Kita belum jua bersua tapi hati ini sudah terpikat padamu, mencintaimu
Aku mengerti sekali kau menunggu saat yang tepat untuk menjemputku
Akupun menunggumu mengetuk pintu rumahku dan memintaku dari ayahku
Tapi ini benar-benar bukan waktu yang tepat, atau setidaknya belum
Kita masih saling berkejaran dengan waktu untuk bisa bertemu di satu titik dimana di titik itu kapal kita akan berlabuh
Kita masih mengejar cita yang dulunya kita impikan bersama
Entah berapa lama lagi sampai takdir mempertemukan hati kita
Tapi aku ingin kau tahu, aku ingin kau terbang jauh melintasi tiap benua untuk mengejar apa yang kau impikan sejak dulu
Karena aku takkan memintamu tergesa gesa mengambilku dari ayahku!
Jumat, 19 September 2014
Dadakan
Long time without posting or updating this blog. Pengen bgt sebenernya posting lagi cuma apa daya seorang maba yang lagi galau sama kehidupan kampus yang bener bener diluar bayangan. Lanjut. Ini lg seminar sebenernya cuma daritadi tuh jari gatel gitu pengen posting di blog. Semacam rindu gitu konyol konyolan #halah. Eh betewe ini posting pertama di bandung loh! Dan dibuat dalam sikon yang sebenernya gak cocok buat posting curhatan gini hohoho. Sesi pertama seminar ini luar binasah eh biasa banget. Kalau inget nanti di post deh rangkumannya. Kalo inget yah :p udah dulu lah. Ini cuma posting iseng sih, abaikan saja aku rapopo kok :3
Kamis, 03 Juli 2014
...
Aku bisa mengerti mengapa orang orang yang dulu mempercayakan banyak hal kepadaku tak lagi melakukannya karena aku akan pergi
Aku bisa mengerti ketika banyak hal yang harus dikerjakan, kekurangan orang tapi tak mengajakku ikut serta karena aku akan pergi
Aku bisa mengerti ketika akhirnya aku hanya akan menjadi penyemarak karena aku akan pergi
Aku bisa mengerti
Atau setidaknya mencoba mengerti
Aku tahu mereka memikirkanku
Tahu mereka pun mencoba memahami keadaanku yang akan pergi
Tapi belum saatnya aku pergi
Walau ini adalah hari hari terakhir aku disini
Aku masih ingin melakukan banyak hal disini
Masih ingin ikut serta membentuk setiap kegiatan seperti dulu
Seperti aku yang seharusnya
Aku ingin disibukkan dengan segala hal saat ini
Aku benci memikirkan aku akan pergi dan menjadi seorang diri di tempat orang untuk sementara waktu
Aku benci menahan ketakutan kalau disana takkan sebaik disini
Aku benci saat aku melamun dan memikirkan banyak hal membahagiakan yang pastinya akan kutinggalkan disini
Tapi aku tak bisa menyalahkan siapapun
Aku tak bisa tiba tiba berteriak dan bilang
Kenapa kalian mengabaikanku?
Kenapa kalian tak membiarkanku ikut serta?
Kenapa kalian mencoba mengerti hal yang tak bisa kalian mengerti?
Aku berselimut duka saat ini
Membusuk dalam ketakutan
Aku butuh sesuatu yang menghabiskan tenagaku
Sesuatu yang memaksaku berlari mendahului waktu
Sesuatu yang dulu selalu menyertaiku dimanapun aku berada
Aku butuh bergerak berkejaran dengan waktu
Aku butuh memikirkan sesuatu agar otak ku tidak tumpul
Aku butuh merencanakan sesuatu yang membuat tubuh dan pikiranku terus bergerak
Aku lelah
Lelah tak melakukan apapun
Lelah karena memikirkan hal hal menakutkan tentang tempat tujuanku
Aku lelah
Tak bisakah kudapatkan kepercayaan seperti dulu lagi?
Aku mampu
Aku mampu walaupun aku akan pergi
Aku masih mampu walaupun aku sudah pergi
Aku hanya butuh kepercayaan seperti yang dulu selalu kudapatkan ketika tak ada seorangpun dari kita yang tahu kalau aku akan pergi